UnileverUntukIndonesia” Bangkitkan 147.000 Pedagang Warung

Sambut Hari UKM Nasional 2020, PT Unilever Indonesia, Tbk.,  di Minggu kedua bulan Agustus 2020,  meluncurkan kampanye“#UnileverUntukIndonesia”. Merupakan  inisiatif Perusahaan untuk mendorong kebangkitan UMKM, khususnya 147.000 pedagang warung sebagai bagian dari ekosistem Unilever di tengah pandemi COVID-19.

Peluncuran yang dilakukan melalui sebuah webinar dan  diselenggarakan bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI) dan Katadata.id., ini mengusung  tema besar #JagaUMKMIndonesia.

Menjadi catatan utama, webinar ini mengetengahkan pentingnya gotong royong antara pihak swasta seperti Unilever Indonesia dengan Pemerintah dalam mendampingi bisnis-bisnis kecil menavigasi era tatanan baru menuju Indonesia maju.

Dalam webinar yang berlangsung, menjadi pembicara :   Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin,Staf Khusus Menkop UKM RI Fiki Satari, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM RI Victoria br Simanungkalit, Deputi Bidang Kesetaraan Gender dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan AnakRI Agustina Erni, juga pimpinan dari sejumlah asosiasi dan Perusahaan yang memiliki fokus sejalan untuk bergotong royong memperkuat sektor UMKM sebagai instrumen penting kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19.

Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto menyampaikan, “Melihat keberlangsungan operasional mereka yang menurun selama beberapa bulan terakhir., Pemerintah terus berupaya mengakselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk dengan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM, Untuk kembali membangkitkan UMKM, Pemerintah secara khusus telah mengalokasikan stimulus sebesar Rp123,46 triliun.”

Airlangga Hartato menambahkan,”Selain itu, Pemerintah juga mendorong penggunaan barang-barang di dalam Negeri melalui gerakan Nasional bangga buatan Indonesia, serta menyiapkan bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro dan beberapa upaya peningkatan kemampuan usaha mikro. Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah ketersediaan kredit modal kerja yang ditargetkan kepada 12 juta pelaku UMKM dengan besaran bantuan masing-masing sebesar Rp2,4 juta. Untuk mendukung kebangkitan mereka, tentunya konsumsi masyarakat sebagai kontributor utama dari perekonomian Indonesia juga menjadi kunci.”

Hemant Bakshi, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan, “Hampir semua sektor terkena dampak dari pandemi, terlebih para pelaku UMKM. Gotong royong berbagai pihak membantu penguatan UMKM sangat penting untuk kebangkitan kita bersama. Bagi Unilever Indonesia, kemitraan dengan para pelaku UMKM – khususnya para mitra pedagang warung kami – adalah bagian penting dari ekosistem dan pertumbuhan sejak awal kami berdiri.”

“Menyambung berbagai inisiatif UMKM sebelumnya, melalui kampanye #UnileverUntukIndonesia, kami memberikan dukungan nyata bagi 147.000 pedagang warung di ekosistem kami agar tetap sehat selamat dan dapat tetap berjualan. Hal ini kami lakukan dengan cara menyumbangkan keuntungan dari transaksi dengan warung-warung tersebut selama tiga bulan ke depan, yang disampaikan dalam bentuk paket berisi produk kebersihan serta alat perlindungan diri, dan tambahan modal untuk keberlangsungan usaha. Inilah salah satu perwujudan komitmen kami untuk terus mendukung para pelaku UMKM nusantara, semoga jadi penyemangat untuk kembali bangkit dan berkontribusi menuju Indonesia Maju,” lanjut Hemant Bakshi.

Dukung Pemulihan Ekonomi Melalui UMKM, Unilever Indonesia sumbang produk kebersihan, APD, dan tambahan modal untuk 147,000 Pedagang WarungBantuan merupakan bagian dari kampanye “#UnileverUntukIndonesia” yang diluncurkan melalui webinar Gotong Royong #JagaUMKMIndonesia hari ini bersama Kementerian Koperasi dan UMKM, KataData, dan PT BGR.

[]Andriza Hamzah

Photo : Dok. Alchemy Communications